- Research Article
- 10.53627/jam.v12i1.5959
The Role of Spirituality Among PKH Mothers in Strengthening Family Psychological Resilience Amidst Local Socio-Cultural Pressures
- Jul 31, 2025
- AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman
- Muhimmatul Hasanah + 2 more +2
Abstract: This study aims to explore the role of spirituality among mothers receiving the Family Hope Program (PKH) assistance in strengthening psychological resilience within the family, particularly amidst local socio-cultural pressures. Using a qualitative phenomenological approach, 12 informants were purposively selected from three rural villages in Lamongan Regency, East Java. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and field notes, and analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis method. The findings revealed four main themes: (1) spirituality as a source of emotional strength and hope, (2) religious rituals as coping mechanisms, (3) faith-based communities as sources of social support, and (4) spiritual meaning as a tool for managing family conflict. These themes demonstrate that spirituality plays a vital role not only in emotional regulation but also in shaping adaptive behaviors, enhancing social solidarity, and providing constructive interpretations of hardship and household tensions. The study underscores the importance of incorporating spiritual approaches into PKH-based family empowerment programs to enhance emotional well-being and strengthen family resilience holistically. Keywords: spirituality, psychological resilience, PKH Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran spiritualitas ibu penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dalam membangun ketahanan psikologis keluarga, khususnya di tengah tekanan sosial dan budaya lokal. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, sebanyak 12 informan dipilih secara purposive dari tiga desa di Kabupaten Lamongan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan pencatatan lapangan, yang dianalisis menggunakan metode tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian mengungkapkan empat tema utama: (1) spiritualitas sebagai penguat emosi dan harapan, (2) ritual keagamaan sebagai mekanisme coping, (3) komunitas keagamaan sebagai sumber dukungan sosial, dan (4) makna spiritual sebagai penyeimbang konflik keluarga. Keempat tema tersebut menunjukkan bahwa spiritualitas berperan tidak hanya dalam penguatan emosi, tetapi juga dalam membentuk perilaku adaptif, membangun solidaritas sosial, serta menyusun makna konstruktif atas penderitaan dan konflik rumah tangga. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan spiritual dalam program pemberdayaan keluarga miskin berbasis PKH, terutama dalam mendukung keseimbangan emosional dan ketahanan keluarga secara menyeluruh. Keywords: spiritualitas, ketahanan psikologis, PKH
Read more