- Research Article
- 10.1007/s42044-026-00394-5
Robust ensemble learning for classification and accurate prediction of pore-limiting diameter in metal–organic frameworks
- Mar 10, 2026
- Iran Journal of Computer Science
- Wahyu Aji Eko Prabowo + 8 more +8
Publications from 2021 to 2026
Showing 10 of 746 papers
Robust ensemble learning for classification and accurate prediction of pore-limiting diameter in metal–organic frameworks
Hyperchaotic cross-coupled quantum 2D maps with interdependent rotational asymmetry for secure image encryption
PREDIKSI KONSUMSI HARIAN PROGRAM MAKAN BERGIZI
The Nutritious Meal Program (MBG) aims to improve nutritional status and learning concentration among elementary school students; however, actual food consumption remains a critical challenge. This study develops a predictive model of daily MBG consumption based on students’ satisfaction and perceptions, and compares the performance of Random Forest and XGBoost algorithms. Data were collected from 132 students using a 10-item Likert-scale questionnaire and direct observation of plate waste. The target variable, “daily consumption,” was operationalized as an ordinal variable with three categories: 0 (rarely), 1 (sometimes), and 2 (often). Data were split using stratified sampling (80:20) and optimized through Grid Search with 5-fold cross-validation. The results indicate that XGBoost outperforms Random Forest, achieving lower MAE, MSE, and RMSE values, with statistically significant differences (p < 0.05). Feature importance analysis reveals that willingness to continue the program, perceived cleanliness, perceived taste, and grade level are the most influential factors affecting consumption. These findings highlight the critical role of students’ perceptions and attitudes in program effectiveness and demonstrate the potential of predictive modeling to support data-driven decision-making in school nutrition management.
Read morePengaruh Ukuran Perusahaan, Audit Tenure, dan Profitabilitas Terhadap Audit Delay pada Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2024
This study aims to analyze the influence of company size, tenure audit, and profitability on audit delay in insurance companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020–2024 period. Audit delays are a crucial issue because they have implications for the relevance of information and stakeholder decision-making. The study uses a quantitative approach with a causal associative design, utilizing secondary data from audited financial statements selected through purposive sampling. Data analysis used multiple linear regression with SPSS version 25. The results showed that simultaneously, the three variables had a significant effect on the audit delay with an F value of 3.282 (sig. 0.025) and an R² of 11.5%. Partially, only the size of the company had a significant positive effect, indicating that large-scale companies require longer audit times due to operational complexity and high transaction volumes. Audit tenure and profitability had no significant effect, suggesting that the duration of the auditor's engagement and the level of the company's profits were not the main determinants of the timeliness of audits in the insurance industry. The findings show that company size has a greater influence compared to auditing tenure and profitability.
Read moreThe Behavioral Drivers of PayLater (BNPL) Use Intention: Financial FoMO, Cashless Pain of Paying, and Present Bias among Gen Z University Students in Semarang City
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Financial FoMO, Pain of Paying pada transaksi cashless, dan Present Bias terhadap intensi penggunaan PayLater (BNPL) pada mahasiswa Gen Z di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS untuk mengolah dan menganalisis data dari 150 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial FoMO, Pain of Paying pada transaksi cashless, dan Present Bias berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan PayLater (BNPL) pada mahasiswa Gen Z di Kota Semarang.
Read morePenerapan Metode Fuzzy untuk Mengatur Crafting pada Game Genre Metroidvania
Game genre Metroidvania pada dasarnya hanya memiliki 1 senjata atau 2 senjata bawaan yang digunakan untuk mengalahkan musuh – musuhnya. Permasalahan yang terjadi pada game genre Metroidvania adalah senjata yang dimiliki tidak dapat digabungkan untuk menghasilkan senjata baru. Fitur crafting adalah solusi fitur yang dapat digunakan untuk memberikan kesan yang baru untuk pemain karena dapat menggabungkan item senjata yang dimiliki. fitur crafting dapat memberikan kesan yang baik apabila hasil dari crafting tersebut memiliki sifat yang dinamis, oleh karena itu dibutuhkan metode dalam kecerdasan buatan agar dapat menghasilkan hasil crafting yang dinamis. Pada penelitian ini Logika fuzzy yang merupakan metode kecerdasan buatan digunakan untuk menangani fitur crafting agar memiliki sifat dinamis. Senjata yang dikombinasikan dalam penelitian ini memiliki tipe yang berbeda dan memiliki parameter nilai kualitas yang berguna sebagai inputan untuk menghasilkan item baru dengan kualitas yang baru. Hasil dari penelitian ini game genre Metroidvania memiliki fitur crafting yang dinamis dari sistem logika fuzzy dan berdasarkan game experience questioner pemain lebih tertantang, terkesan, dan tertarik dengan fitur crafting.
Read moreImplementasi Finite State Machine untuk Dynamic Story dalam Game Simulasi Kampus
Game simulasi kehidupan kampus menawarkan pengalaman bermain yang imersif dengan menekankan pada pengambilan keputusan dan pengelolaan waktu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game berjudul The Path Untaken menggunakan metode Finite State Machine (FSM) untuk menghadirkan cerita dinamis yang responsif terhadap pilihan pemain. Metode FSM diterapkan dalam skenario game guna mengatur transisi antar state dan menciptakan variasi cerita yang beragam. Game ini dibuat menggunakan RPG Maker MZ dengan tampilan 2D dan fitur seperti mini-game, sistem status, serta empat variasi ending berdasarkan performa pemain. Evaluasi game dilakukan menggunakan Game Experience Questionnaire (GEQ) dengan hasil skor rata-rata 4,0 dari 11 responden, menunjukkan tingkat kepuasan yang baik terhadap pengalaman bermain. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan game simulasi berbasis narasi dinamis, serta menunjukkan potensi metode FSM dalam meningkatkan replayability dan keterlibatan pemain.
Read morePengendalian Vektor Secara Genetik; Terminologi, Teori, Dan Aplikasinya
Pengendalian vektor secara genetik merupakan inovasi penting dalam upaya menurunkan beban penyakit menular yang ditularkan oleh vektor seperti nyamuk Aedes dan Anopheles di Indonesia. Metode ini memanfaatkan kemajuan bioteknologi, seperti gene drive, CRISPR/Cas9, Sterile Insect Technique (SIT), dan aplikasi bakteri Wolbachia, untuk memodifikasi populasi vektor sehingga menekan transmisi patogen. Studi kasus di Yogyakarta menunjukkan bahwa pelepasan nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia mampu menurunkan insiden demam berdarah hingga 77% dan rawat inap sebesar 86% dalam dua tahun, tanpa dampak ekologi yang signifikan. Sementara itu, gene drive menawarkan potensi supresi populasi vektor secara revolusioner, namun masih menghadapi tantangan etik, risiko ekologi, dan regulasi yang ketat. Analisis bioetika dan risiko ekologi menyoroti pentingnya monitoring jangka panjang, konsultasi publik, serta pengawasan regulasi nasional dan internasional. Integrasi pengendalian genetik dengan strategi pengelolaan vektor terpadu (IVM), seperti penggunaan insektisida dan edukasi masyarakat, menjadi kunci efektivitas dan keberlanjutan program. Tantangan utama meliputi hambatan teknis, literasi masyarakat, biaya riset, serta harmonisasi kebijakan. Dengan kolaborasi multidisiplin dan dukungan kebijakan yang kuat, pengendalian vektor secara genetik berpotensi menjadi solusi inovatif dan berkelanjutan untuk mengatasi penyakit menular di Indonesia dan dunia.
Read moreDINAMIKA WORD OF MOUTH SEBAGAI PREFERENSI KONSUMEN MEMILIH LAYANAN IBADAH UMRAH
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika Word of Mouth (WOM) sebagai faktor pertimbangan utama konsumen dalam memilih layanan ibadah umrah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan pada PT Fatimah Zahra di Kota Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf internal perusahaan, konsumen yang telah menggunakan layanan, serta calon konsumen yang sedang mempertimbangkan perjalanan umrah, dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi media promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM memiliki peran dominan dalam memengaruhi keputusan konsumen, karena informasi yang diperoleh berasal dari pengalaman nyata dan sumber yang dipercaya seperti keluarga, teman, serta jaringan sosial terdekat. Dimensi WOM yang meliputi volume, kualitas, kredibilitas, relevansi, dan penyebaran terbukti memainkan peran penting dalam membentuk persepsi positif konsumen. Selain itu, kepuasan jamaah terhadap kualitas pelayanan dan fasilitas yang diberikan menjadi pemicu utama terbentuknya WOM positif yang kemudian menyebar secara organik. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks layanan ibadah yang berbasis kepercayaan, WOM tidak hanya berfungsi sebagai media promosi informal, tetapi juga sebagai acuan utama dalam pengambilan keputusan konsumen.
Read moreSistem Penstabil Suhu Berbasis IoT dengan ESP32 dalam Proses Fermentasi Keju Cheddar di Desa Nogosaren
Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, merupakan sentra produksi susu sapi perah dengan hasil ±17.010 liter per hari. Namun, sebagian besar susu hanya dijual dalam bentuk mentah dengan harga murah, sehingga menimbulkan keterbatasan nilai tambah dan potensi kerugian akibat susu cepat basi. Salah satu upaya peningkatan nilai tambah adalah pengolahan susu menjadi keju. Proses fermentasi keju membutuhkan kestabilan suhu dalam rentang 20–25°C untuk menjaga kualitas dan konsistensi produk. Dalam penelitian ini dikembangkan sistem penstabil suhu berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor DHT22, relay, dan LCD untuk pemantauan suhu secara real-time. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem dapat mengendalikan suhu sesuai batas yang ditentukan, dengan tingkat akurasi sensor cukup baik (error rata-rata 0,4–0,6 °C dibandingkan aplikasi HP). Sistem berhasil menyalakan dan mematikan penstabil suhu secara otomatis serta menampilkan data pada LCD dan platform IoT. Implementasi teknologi ini berpotensi membantu peternak dalam menjaga kualitas fermentasi keju, meningkatkan nilai tambah produk susu, dan memperkuat perekonomian lokal.
Read more