- Research Article
- 10.47532/cakrawarti.v9i1.553
Resiliensi Tenaga Kerja Dalam Era Industri 4.0: Analisis Dari Perspektif Sosiologi Industri
- Feb 04, 2026
- Jurnal Ilmiah Cakrawarti
- A A Sagung Mirah Indukirana + 1 more +1
Resiliensi tenaga kerja dalam era Industri 4.0 dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti syarat rekrutmen yang ketat, beban kerja berlebih, upah stagnan, sistem kontrak kerja fleksibel, Undang-Undang Cipta Kerja, dan automatisasi kecerdasan buatan (AI). Dari perspektif Sosiologi Industri, yang menekankan dinamika sosial seperti solidaritas kelas pekerja, konflik kerja, dan reproduksi ketimpangan, tulisan ini menganalisis bagaimana faktor-faktor tersebut membentuk kemampuan tenaga kerja untuk beradaptasi. Syarat rekrutmen memperkuat diskriminasi kelas, sementara beban kerja dan upah yang tidak seimbang mencerminkan eksploitasi kapitalis. Undang Undang Cipta Kerja memfasilitasi fleksibilitas namun melemahkan perlindungan pekerja, sedangkan automatisasi AI mengancam pekerjaan tradisional namun membuka peluang keterampilan baru. Strategi seperti pendidikan inklusif, negosiasi kolektif, dan regulasi adil diperlukan untuk membangun resiliensi berkelanjutan, memastikan transformasi digital tidak memperburuk ketimpangan sosial.
Read more